• Rabu, 5 Oktober 2022

Dari Hasil Temuan, Dipercaya Anjing Hidup di Amerika Tengah Sejak 12.000 Tahun Lalu

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 12:13 WIB
Penemuan Fosil Anjing dari 12.000 Tahun Lalu di Amerika Tengah
Penemuan Fosil Anjing dari 12.000 Tahun Lalu di Amerika Tengah

Tutwuri.id - Setelah sebelumnya ditemukan fosil rahang anjing, dipercaya hewan bersahabat ini sudah hidup berdampingan dengan manusia Amerika Tengah sejak 12.000 tahun yang lalu. Dari hasil observasi yang dilakukan tim peneliti, kuat dugaan bahwa anjing pada masa ini sudah hidup berdampingan dengan hewan raksasa pada masa tersebut. Sebelumnya, rahang tersebut sempat diduga merupakan sisa dari Coyote namun setelah dilakukan analisis dan perbandingan ditemukan fakta bahwa rahang tersebut milik dari seekor anjing. Baca Juga: Arkeolog Temukan Koin Dirham Perak Berumur Ratusan Tahun dari Dinasti Abbasiyah Seperti dilansir dari Science Alert, dari hasil penggalian di Costa Rika yang mulai dilakukan pada tahun 1990-an tersebut turut ditemukan berbagai sisa dari makhluk hidup pada masa tersebut. Berdasarkan publikasi yang diterbitkan, diketahui bahwa di daerah tersebut ditemukan sisa-sisa kuda raksasa, glyptodon (armadillo besar), mastodon (leluhur gajah modern), serta sepotong rahang yang diyakini milik anjing dari 12.000 tahun yang lalu. Pada awalnya para peneliti dibuat kebingungan lantaran dugaan awal yang menyebut bahwa rahang tersebut adalah milik coyote (sejenis serigala). Namun, setelah melakukan pembandingan dengan beberapa sampel jenis anjing dan serigala moderen. Diyakini bahwa rahang tersebut lebih mendekati anjing. "Jadi kami mencari, memindainya dan menunjukkan bahwa itu adalah anjing yang hidup dengan manusia 12.000 tahun yang lalu di Kosta Rika," terang Guillermo Vargas salah satu peneliti yang tergabung dalam studi ini. Hal yang paling menonjol adalah bentuk rahang dan gigi. Dimana jenis coyote memiliki gigi lebih meruncing dibandingkan dengan anjing. Lebih lanjut, Raul Valadez salah satu pakar biologi dan arkeolog dari National Autonomous University of Mexico menyebut bahwa ras anjing peliharaan mulai masuk wilayah ini sejak 15.000 tahun yang lalu. "Anjing peliharaan pertama memasuki benua itu sekitar 15.000 tahun yang lalu, produk dari orang Asia yang bermigrasi melintasi Selat Bering," ucap Raul. Dari hasil penemuan ini juga turut menggeser anjing tertua sebelumnya yang ditemukan di wilayah Alaska yang diduga berasal dari 10.150 tahun yang lalu. Baca Juga: Arkeolog Berhasil Temukan Fosil Unicorn di Kazakhstan, Jangan Harap Bentuknya Secantik dalam Film Dari hasil temuan ini turut mengubah persepsi manusia pertama yang ada di Costa Rika yang diduga daytang lebih awal dari prediksi sebelumnya. Untuk lebih mengkaji hasil temuan tersebut, Universitas Oxford juga menawarkan untuk uji DNA serta penanggalan karbon guna mengungkap info genetik serta jenis hewan dan usianmya.

Editor: Arindi

Tags

Terkini

X