• Jumat, 12 Agustus 2022

Diklaim Jadi yang Tertua, Ilmuwan Temukan 60 Jejak Kaki dari Peradaban 23 Ribu Tahun Lalu

- Senin, 27 September 2021 | 17:59 WIB
Penemuan Fosil Jejak Kaki dari 23 Ribu Tahun Lalu di Amerika Utara
Penemuan Fosil Jejak Kaki dari 23 Ribu Tahun Lalu di Amerika Utara

Tutwuri.id - Baru-baru ini ditemukan fosil berupa jejak kaki yang menunjukkan adanya peradaban manusia pada 23 ribu tahun lalu di wilayah Amerika Utara. Jejak kaki yang ditemukan di Taman Nasional White Sands New Mexico tersebut diklaim jadi yang tertua setelah sebelumnya juga ditemukan fosil jejak kaki berusia 15.600 di Chili. Hal ini jadi dasar tentang kapan serta bagaimana kehidupan pada zaman tersebut dimana mereka melakukan pergerakan dari wilayah Amerika utara ke selatan pada zaman es. Baca Juga: Ilmuwan temukan Fakta Bahwa Tyrannosaurus Rex Kibaskan Ekor Saat Berlari Teori sebelumnya menyebut bahwa manusia pertama yang menempati Amerika Utara melintasi akses darat antara wilayah Siberia dan Alaska antara 26.500 hingga 19.000 tahun yang lalu. Jika menilik pada teori ini, maka dapat disimpulkan bahwa tidak mungkin manusia mampu melakukan perjalanan dari Amerika Utara ke Selatan lantaran lapisan es pada wilayah Kanada. Sally  Reynolds salah satu ahli paleoekologi di Bournemouth University Inggris bersama timnya menemukan 60 jejak kaki di wilayah Taman Nasional White Sands New Mexico. Ia mengklaim bahwa jejak kaki berusia sekitar 21 hingga 23 ribu tahun dengan melakukan metode prediksi usia dengan melihat tanaman air serta sedimen danau pada fosil tersebut. Dalam paparanya dalam jurnal Science, Reynolds juga menyebut bahwa penemuan jejak kaki tersebut didominasi oleh remaja dan anak-anak. Baca Juga: Arkeolog Inggris Berhasil temukan 200 Kerangka Manusia Dari Abad ke-6 di Pantai Wales Ia juga menambahkan bahwa kemungkinan jejak tersebut berasal dari remaja atau anak-anak yang tengah bermain sembari menanti para orang tua berburu. Dari penemuan ini kuat dugaan bahwa peradaban manusia di Amerika Utara ada sejak 32 ribu tahun yang lalu dimana sebelumnya juga ditemukan artefak dan peralatan dari batu di salah satu gua terpencil di Meksiko.

Editor: Arindi

Tags

Terkini

X