Tutwuri.id
News and Edutainment

Era Industri 4.0 Peluang Besar Bagi Para Pemuda di Jateng

Tutwuri.id – Perkembangan dunia industri yang cukup pesat seiring dengan kemajuan teknologi menuntut para generasi muda untuk melakukan lompatan yang jauh agar mampu bersaing di era industri 4.0 saat ini.

Banyak dari mereka yang tidak lagi bercita-cita menjadi presiden, gubernur, tentara atau dokter. Namun mereka memilih jadi pengusaha, YouTubers atau bahkan chef (juru masak).

“Inilah disrupsi, tinggalkan logika urut kacang. Lakukan lompatan yang jauh. Dan pemuda-pemuda saat ini terus melakukan hal itu,” kata Ganjar dihadapan ratusan siswa dan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang tengah mengikuti lomba Student Food Creativity Competition XIII Tingkat Nasional dan Seminar Wirausaha yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, Surakarta, Rabu (09/10/2019).

Menurut Ganjar, saat ini jarang para pemuda memikirkan peluang usaha, namun mereka menciptakannya. Seperti yang dilakukan para siswa peserta lomba tersebut. Mereka berinovasi sedemikian rupa terhadap bahan-bahan makanan yang ada di sekitarnya dan mengubahnya jadi bernilai ekonomi lebih.

“Karena kuliner ini sebagian dari industri kreatif. Kuliner demikian dahsyatnya hari ini dan jadi lifestyle. Saya tertarik karena anak muda terjun ke industri kreatif. Ini jadi jalan. Apalagi semua produknya itu dari produk lokal,” katanya.

Ditempat terpisah, Wakil Gubernur Jawa Tengah H Taj Yasin Maimoen mengatakan, era revolusi industri 4.0 memberikan kesempatan yang luas untuk berinovasi dengan menggunakan teknologi. Kesempatan itu menjadi peluang kerja dan inovasi yang berhasil diciptakan nantinya akan membantu kemajuan di suatu daerah.

“Beberapa hari lalu saya menghadiri pameran UKM di Wonosobo. Ada ibu-ibu yang menjajakan makanan enak sekali. Saya bertanya, biasanya ibu jual di mana? Dijawabnya, hanya di rumah saja. Lha bagaimana masyarakat tahu ibu menjual makanan seenak ini. Kata dia, dishare di grup wa,” ungkap Gus Yasin saar menghadiri wisuda 1.478 mahasiswa Politeknik Harapan Bersama Kota Tegal, Rabu (09/10)

Gus Yasin berpendapat, jika hanya dipromosikan di whatsapp, maka kapasitasnya masih terbatas, sehingga sulit maju. Maka, di tangan para lulusan mahasiswa ini, kecanggihan digital bisa dimanfaatkan untuk membantu kemajuan daerah.

 

Penulis Pri
Berita Lainnya