Tutwuri.id
News and Edutainment

Umi Dayati: Mendidik Anak di Zaman Maju Ini Perlu Kecerdikan

Tutwuri.id – Prof. Dr. Umi Dayati, M.Pd., dosen Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang, mengatakan bahwa ragam perubahan besar di Era Revolusi Industri 4.0 sudah mulai tampak dalam kehidupan sehari-hari, saat berbicara bersama 900 orang siswa dan orang tua SMPN 23 di Hall Mina Asrama Haji Surabaya, Sabtu (26/10/2019).

Lebih lanjut Bu Umi, sapaan akrabnya, menjelaskan, beberapa perubahan besar tersebut di antaranya adalah terjadinya digitalisasi dan otomatisasi hampir dalam seluruh aspek kehidupan. Tentunya, era ini akan terus menghadirkan banyak perubahan yang tidak bisa dibendung. Perubahan tersebut, tentunya akan berdampak pada berbagai aspek kehidupan. Tidak terkecuali pada aspek pendidikan anak.

Sebagai orang tua, lanjutnya, sudah menjadi kewajiban untuk memahami hakikat era di atas, menyadari konsekuensi logis dari perubahan-perubahan yang ditimbulkan, dan harus mampu menyiapkan generasi ini untuk menjadi generasi yang kompetitif dan produktif. Dengan banyaknya fenomena yang begitu hebat, orangtua harus mampu mendidik anak sesuai dengan zamannya. Orangtua wajib bekerja sama dengan sekolah untuk menciptakan generasi era revolusi industri yang berkarakter.

Penyampian dengan bahasa yang santai, akrab namun tetap mengena, Bu Umi berbagi tips kepada para orangtua agar sukses menjadikan generasi revolusi industri yang berkarakter. Di antaranya mampu menjalin komunikasi yang bagus. Tidak hanya kepada anak, tetapi yang lebih utama juga menjalin komunikasi yang bagus dengan Allah. Orangtua juga sangat perlu untuk berkolaborasi dan membiasakan memecahkan masalah dengan berfikir kritis. Memberikan kebebasan anak untuk berkreasi sesuai bakat dan minatnya.

“Mendidik anak-anak di zaman yang serba maju ini lebih perlu ekstra kecerdikan, karena anak sekarang sudah jauh berbeda dengan ketika para orangtua masih menjadi anak-anak dulu,” ujar dosen Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang.

Owner Indonesia LED Consultants itu, tidak henti-hentinya berpesan kepada para orangtua senantiasa mengawasi putra-putrinya agar terhindar dari segala bentuk kenakalan remaja seperti narkoba, minuman keras, seks bebas dan bullying, serta mengawasi penggunaan gadget mereka.

Endramawan Suroto, salah satu orang tua, mengatakan bahwa sebagai orangtua sangat senang dan berkesan dengan kegiatan semacam ini karena menjadi ajang sambung rasa kasih sayang antara orangtua dengan anak yang selama ini terkadang kurang terperhatikan. Di samping itu, kegiatan ini menjadi bentuk kerja sama antara sekolah dengan orangtua untuk berbagi peran dalam proses menumbuhkembangkan anak untuk menghadapi tantangan di zaman sekarang.

“Bagus sekali. Banyak di antara kami, para orangtua, yang meneteskan air mata,” pungkasnya.

Penulis Ali
Berita Lainnya