Tutwuri.id
News and Edutainment

Tingkatkan Literasi Baca Lewat Taman Bacaan Masyarakat

Tutwuri.id – Dewasa ini, sebagian besar masyarakat, membaca buku memang sangatlah mudah. Namun tak dapat dipungkiri, rendahnya minat baca masyarakat memang sulit untuk dikembangkan. Sehingga perlu adanya inovasi maupun penggugah minat baca mereka dengan hal yang sesederhana mungkin.

Berangkat dari hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) kemudian membangun Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di setiap taman yang ada di Surabaya. Bahkan, upaya ini terus dilakukan dengan penambahan TBM di setiap balai RW dan taman-taman kota.

Salah satunya adalah TBM yang berlokasi di Taman Ekspresi, Genteng Kali Surabaya, tepatnya di depan Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

TBM ini banyak diminati karena tempatnya yang sejuk dan rindang di bantaran Sungai Kalimas. Terlebih, area ini juga dilengkapi dengan fasilitas wifi gratis.

Menurut Kurnia, petugas teknisi Dispusip Kota Surabaya yang bertugas di TBM Taman Ekspresi mengaku, setiap harinya TBM ini dikunjungi lebih kurang 20 orang. Namun, jika menginjak hari libur, pengunjung TBM ini bisa mencapai 100 orang

Pengunjung yang datang pun bermacam-macam, mulai dari satu keluarga yang membawa buah hati, hingga kelompok pelajar atau mahasiswa yang sekadar mengerjakan tugas ataupun hanya membaca buku.

“Kalau hari libur atau weekend, pasti banyak keluarga yang datang sama anak-anaknya. Jadi TBM Taman Ekspresi dipenuhi dengan pengunjung anak-anak, ditambah kunjungan rutin dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),” kata Kurnia, Selasa, (10/09).

Kurnia mengungkapkan, TBM Taman Ekspresi ini memiliki 3.412 koleksi buku bacaan. Diantaranya buku cerita, novel, majalah, budaya, religi, ilmu sosial, kedokteran dan psikologi. Menariknya, TBM Taman Ekspresi juga mempunyai aplikasi Digital Integrated Library System (DILS) yang bermanfaat untuk memudahkan pengunjung melihat koleksi buku yang tersedia.

“Koleksi buku bacaan yang sering dibaca adalah buku cerita dan novel, karena yang paling banyak berkunjung adalah anak-anak yang masih duduk di bangku SD hingga SMA,” jelas Kurnia.

Inisiatif untuk meningkatkan minat baca di kalangan pelajar juga dilakukan Dispusip. Salah satunya dengan melakukan pendampingan ke sekolah-sekolah. Setelah melakukan pendampingan, petugas kemudian mengajak siswanya untuk berkunjung ke TBM Taman Ekspresi ini.

Tak hanya itu, Kurnia juga mengaku, petugas TBM juga melakukan usaha lain untuk menumbuhkan minat baca masyarakat di sekitaran Taman Ekspresi. Misalnya, dengan membawa koleksi buku ke luar area TBM. Sehingga, buku-buku yang ada juga dapat dinikmati setiap pengunjung Taman Ekspresi, meskipun tak berkunjung ke taman bacaan.

“Kita yang jemput bola, jadi kalau pas hari minggu itu kita keliling sambil bawa koleksi buku yang ada di TBM sini untuk dijajahkan ke pengunjung Taman Eskpresi, yang sekiranya pembahasanya ringan jadi kan orang mau baca. Apalagi kendala kita letak TBM ini di ujung taman, jadi banyak orang tidak tahu,” terangnya.

Selain ribuan koleksi buku, fasilitas yang ada di TBM pun mulai bertambah. Salah satunya adalah bantuan alat peraga edukatif, mulai dari rambu lalu lintas mini, jam dinding mini, hingga mainan bongkar pasang balok. Semua fasilitas ini bisa dinikmati para pengunjung secara gratis.

Koleksi buku di sini pun tak hanya bisa dibaca di ruangan saja. Namun, pengunjung juga dapat meminjam buku untuk dibawa pulang. Prosedurnya sangat mudah, dengan jaminan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli untuk syarat peminjaman, lamanya buku dipinjam yaitu tiga hari.

“Bisa dipinjam kok, asal syaratnya jaminan KTP asli dan hanya orang Surabaya. Untuk orang luar Surabaya kami sarankan pinjam buku di Perpustakaan Balai Pemuda, karena di situ lebih bagus sistem peminjamannya. Di sini kan kekurangan fasilitas, dan masih manual jadi saat ini masih melayani orang Surabaya saja,” kata Kurnia.

Salah satu pengunjung TBM Taman Ekspresi, Rega Aji Perdana mengaku, tujuannya berkunjung ke TBM Taman Ekspresi untuk mencari buku Pendidikan Kewarganeraan.

Menurutnya, taman bacaan yang tersedia di taman-taman seperti di Taman Ekspresi ini sangat membantu. Terutama untuk kalangan pelajar atau mahasiswa yang bosan belajar atau mengerjakan tugas di ruangan perpustakaan.

“Jadi TBM Taman Ekspresi ini solusi yang tepat untuk menarik minat baca semua kalangan, karena tempatnya yang menyatu dengan alam, dan koleksi bukunya juga lumayan lengkap,” pungkasnya.

Penulis Alfa Kumala/Hanim M
Berita Lainnya