Tutwuri.id
News and Edutainment

Beri Layanan Mobil Keliling bagi SMK Minim Peralatan Praktik

Tutwuri.id – Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim memberikan layanan mobil keliling untuk SMK-SMK yang membutuhkan sarana dan prasarana praktik siswa. Mobil ini telah berisi berbagai macam fasilitas yang bisa digunakan sekolah yang kekurangan peralatan praktik.

Plt. Kepala Dindik Jatim Hudiyono mengatakan, sembilan mobil tersebut akan berkeliling selama tujuh hari. Mobil memiliki bermacam-macam alat untuk praktik siswa, di antaranya mesin computer numerical control (CNC), peralatan bengkel, dan lain-lain. “Difasilitasi juga tutor-tutor profesional,” katanya saat melepas mobil keliling di Kantor Dindik Jatim, Senin (12/08/2019).

Menurut dia, kondisi sekarang ini masih banyak SMK yang minim peralatan praktik. Dengan adanya fasilitas mobil keliling, diharapkan sekolah-sekolah mampu menyerap sistem pembelajaran baru. “SMK itu bertujuan untuk menciptakan tenaga terampil, makanya kita upgrade peralatan serta tenaga pendidiknya,” ujarnya.

Hudiyono menjelaskan, siswa SMK yang kedatangan mobil keliling akan diberi pengertian mengenai ilmu terbaru dari peralatan yang ada. Sebab, saat ini banyak peralatan-peralatan yang masih mengacu kepada sistem operasional lama. Dengan keberadaan mobil keliling ini, mesin-mesin tersebut akan ter-upgrade begitu juga keilmuan siswanya.

“Sistem ini sebagai upaya untuk mengurangi jarak antara sekolah di tengah kota dengan sekolah yang berada di pucuk gunung,” tegasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK Dindik Jatim, Suhartono menambahkan, pihaknya akan mendatangi sekolah SMK kecil yang masih minim peralatan, karena mobil keliling ini bertujuan untuk membantu lembaga yang kekurangan keterampilan. “Ini sudah tahap kedua, di antara lokasi yang kita sasar adalah Nganjuk, Jember, Malang, Lamongan, dan Bangkalan,” jelasnya.

Untuk mendapatkan pelayanan ini, lanjut dia, Dindik Jatim akan memprioritaskan sekolah yang membutuhkan. Misalnya sekolah yang berkirim surat dulu, Dindik akan mengirimkannya. Meski demikian, sekolah yang tidak mengirimkan surat juga akan mendapatkan jatah mobil keliling.

“Kalau yang berkirim surat iya kita dahulukan, kalau tidak ada yang berkirim surat akan kita acak pengirimannya. Kita sudah punya data sekolah yang kekurangan peralatan,” tandasnya.

Berita Lainnya