Tutwuri.id
News and Edutainment

Kala Penerima Beasiswa Pilot Pemkot Surabaya Melayani Wali Kota Risma

Tutwuri.id – Dalam beberapa tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berusaha meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan memutus rantai kemiskinan melalui program beasiswa pendidikan. Program beasiswa ini dikelola oleh berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Surabaya, seperti Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pendidikan (Dispendik).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, dirinya tidak ingin masyarakat Surabaya hanya lulusan SMA sederajat. Maka dari itu, disediakan beasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta, beasiswa pendidikan ikatan kerja, dan lain-lain.

“Banyak berikan beasiswa kepada anak-anak tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan. Vokasi, entah itu perguruan tinggi, penerbangan, pramugari, pilot, banyak sekali,” katanya dalam berbagai kesempatan.

Salah satu penerima beasiswa Pemkot Surabaya adalah Adiyatma Kusuma Wijaya. Dia bersama 4 orang lainnya menerima beasiswa pendidikan pilot tahun 2016 lalu yang merupakan hasil kerja sama Pemkot Surabaya dengan salah satu maskapai penerbangan di Indonesia. Seluruh pembiayaan program tersebut ditanggung oleh APBD Kota Surabaya.

Setelah lulus pada tahun 2018, Adiyatma menempuh beasiswa pendidikan lanjutan untuk memenuhi kualifikasi bertugas sebagai pilot/co-pilot.

Sekian bulan menjalani rutinitasnya sebagai co-pilot, Kamis (08/08/2019) pagi tadi adalah hal yang sulit dilupakan oleh Adiyatma. Sebab, salah satu penumpang yang harus dilayaninya adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Sebuah perjumpaan yang tak disangka-sangka sebelumnya.

Sebagaimana dikutip dari akun instagram resmi Dinsos Kota Surabaya @dinsoskotasurabaya, Adiyatma berkesempatan bertemu dan menyapa Risma di kabin pesawat. Risma pun semringah, karena bangga salah satu penerima beasiswa Pemkot Surabaya berhasil mandiri dan mengubah nasib keluarganya.

Kisah sukses Adiyatma juga seiring dengan tujuan program beasiswa yang digagas Pemkot Surabaya, yakni memutus mata rantai kemiskinan sehingga penerima beasiswa dapat mengangkat derajat keluarganya menjadi lebih sejahtera.

Berita Lainnya