Tutwuri.id
News and Edutainment

Sekolah Masuk KTR

Tutwuri.id – Pemerintah pusat melalui Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) untuk segera menyusun kebijakan tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Muhammad Hudori menerangkan KTR nantinya juga akan diterapkan pada sekolah, mengingat para pengkonsumsi tembakau di Indonesia juga masih cenderung tinggi.

“Menurut data yang dilansir Tobbaco Control Support Center pada 2015, konsumsi rokok rata-rata per orang per hari pada 2013, yaitu 12,3 batang atau 369 batang per bulan,” ungkap Hudori.

Ia menambahkan, ada empat hal yang harus diperhatikan Pemda dalam menyusun kebijakan KTR. Pertama, Pemda menyusun dan mempercepatan penerbitan kebijakan tentang KTR baik berupa Peraturan Daerah maupun Peraturan Kepala Daerah serta menerapkan aturan KTR di sekolah, kedua Pemda memperkuat upaya promotif dan preventif melalui kegiatan penyuluhan dan edukasi secara berkelanjutan bagi anak-anak dan remaja usia sekolah berkaitan dengan dampak negatif akibat bahaya rokok. Ketiga, Pemda mengefektifkan pelibatan peran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat setempat dalam mengkampanyekan kebijakan tentang KTR, kemudian yang keempat Pemda menyediakan tempat khusus untuk merokok berupa ruang terbuka yang berhubungan langsung dengan udara luar.

“Kewajiban Pemda menerapkan Kawasan Tanpa Rokok  diatur dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, pasal 115 ayat (2), Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Tembakau Bagi Kesehatan dan Peraturan Bersama Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 188/Menkes/Pb/I2011 Nomor 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Kawasan Tanpa Rokok,” ungkap Hudori.

Berita Lainnya