Tutwuri.id
News and Edutainment

Pemberian Seragam Gratis Bakal Molor, Ini Penyebabnya

Tutwuri.id – Realisasi pemberian seragam gratis untuk siswa SMA/SMK dan PKLK oleh Pemertintah Provinsi (Pemprov) Jatim bakal memakan waktu lama alias molor. Pasalnya, pengadaan seragam gratis direncanakan baru akan memasuki masa lelang hari ini, Kamis (11/07/2019).

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Jatim Yuswanto menuturkan baru kemarin (10/07) pihaknya melakukan koordinasi untuk proses lelang, hari ini (11/07) kami usahakan untuk melakukan pengumuan lelang.

Menurut Yuswanto, proses lelang sekurang-kurangnya akan dilakukan selama 25 hari kerja plus dua minggu jika terdapat uji laboratorium. Dalam jangka waktu tersebut, lelang akan melalui proses mulai dari pengumuman, penjelasan, masa evaluasi dan pembuktian sebelum ditetapkan pemenang. “Semua ada jangka waktunya. Termasuk pekerjaannya berapa bulan sudah ada detailnya. Itu tergantung PPK (Pejabat Pembuat Komitmen),” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Suli Da’im menyayangkan lemahnya kinerja pengadaan di lingkungan Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim. Menurutnya, semangat dari pemberian seragam gratis adalah meringankan beban wali murid saat menghadapi tahun ajaran baru. Karena itu, pembagian seragam gratis seharusnya dilakukan pada saat awal siswa melakukan daftar ulang.

“Mestinya Dindik Jatim belajar dari kegagalan tahun 2017 lalu dalam membagikan seragam gratis tepat waktu. Dan sejak awal kita juga sudah memberi peringatan agar seragam gratis segera direalisasikan pengadaannya,” tegas Suli Daim. Terlebih penetapan anggaran seragam gratis, lanjut Suli, sudah keluar sejak akhir tahun 2018 lalu. “Lah ini ada apa kok sampai sekarang belum dilelang?,” tutur dia.

Menurut politisi asal PAN tersebut, saat ini wali murid telah membeli seragam baru untuk putra-putrinya memasuki tahun ajaran baru. Bahkan pembelian itu dilakukan ke sekolah melalui koperasi. “Orangtua sudah membeli seragam untuk anak-anaknya mulai dari harga Rp 1 juta sampai ada yang Rp 2 juta,” pungkas dia

Berdasarkan Sistem Informasi Umum Pengadaan (SIRUP), lelang seragam gratis senilai total Rp 132,5 miliar tersebut seharusnya dilakukan sejak Mei lalu. Namun, hingga kemarin berkas pengajuan lelang baru masuk ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Jatim. Secara rinci, pengadaan seragam gratis ini terdiri dari SMK negeri dan swasta Rp 78,2 miliar, SMA negeri dan swasta Rp52,8 miliar dan Pendidikan Khusus Layanan Khusus Rp 1,5 miliar.

Berita Lainnya