Tutwuri.id
News and Edutainment

Kemendikbud Gunakan Program Rise Kaji Zonasi Pendidikan

Tutwuri.id – Sejak tahun 2017 Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah melakukan kajian tentang kebijakan-kebijakan yang telah diambil. Melalui Program RISE (Research on Improving Systems of Education) Indonesia yang bekerja sama dengan The SMERU research membantu percepatan dan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, misalnya pada kebijakan zonasi pendidikan, ujian nasional, dan lainnya.

“Secara capital output ratio, ada beberapa daerah (masalah pendidikannya,-) tidak bisa disamaratakan outputnya, perlu pelipatgandaan (solusi,-) agar nanti outputnya sama. Itu yang membuat kita selama ini sulit untuk menyelesaikan masalah pendidikan di Indonesia,” ujar Mendikbud Muhadjir saat memberikan sambutan pada acara Seminar Perkembangan Program RISE di Indonesia, di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Kamis (11/07/2019).

Sementara itu, Sudarno Sumarto perwakilan The SMERU Reseach Institute mengatakan bahwa Program RISE juga bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk merancang, mengevaluasi, dan mengadaptasi terkait kebijakan pendidikan di daerah agar lebih efektif. Program RISE jugam kata dia, saat ini telah dilaksanakan di enam negara, yakni Ethiopia, India, Pakistan, Tanzania, Vietnam, dan Indonesia.

“Di Indonesia, Program RISE akan berfokus pada pendidikan di tingkat dasar, yaitu SD (sekolah dasar,-) dan SMP (sekolah menengah pertama,-). Wilayah kajian nya meliputi dua hal, pertama adalah reformasi guru di tingkat nasional dan inovasi kebijakan pendidikan di daerah,” jelasnya.

Program RISE adalah penelitian multinegara berskala besar untuk mendukung peningkatan pembelajaran siswa di seluruh dunia. Program ini atas respon terhadap kondisi pendidikan dunia yang sedang mengalami krisis pembelajaran, meskipun angka partisipasi sekolah meningkat hingga 90 persen dalam kurun waktu 25 tahun terakhir.

Berita Lainnya