Tutwuri.id
News and Edutainment

Menteri PPN/Kepala Bappenas: Hasil Ratas Pemerintah Ingin Dorong Investasi dan Ekspor

Tutwuri.id – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan , dipilihnya percepatan pembangunan di Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim) dalam rapat terbatas (ratas), karena pemerintah ingin mendorong investasi dan ekspor di daerah itu.

“Selama ini yang namanya industri manufaktur, kawasan industri  kebanyakan di Jakarta dan sekitarnya. Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Nah, padahal dengan kita ingin menarik investasi lebih banyak, maka perlu diversifikasi lokasi juga. Termasuk yang sekarang sedang mulai meningkat adalah Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujar Bambang.

Menteri PPN/Kepala Bappenas mengatakan, presiden meminta para gubernur agar fokus pada pengembangan beberapa kawasan di provinsinya masing-masing, yang nantinya bisa mendorong lebih banyak investasi yang masuk ke Indonesia, terutama ke provinsi tersebut dan juga dari kegiatan di kawasan tersebut. Diharapkan nantinya ekspor juga lebih terdorong.

Untuk Jawa Tengah, menurut Bambang, fokusnya pada tiga daerah, yaitu kawasan industri di Brebes, kawasan industri di Kendal, dan ketiga kawasan pariwisata Borobudur.

Ia menyebutkan, Gubernur Jawa Tengah menyampaikan beberapa hal yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat, khususnya adalah penetapan tata ruang, terutama untuk kawasan Brebes, kemudian percepatan infrastruktur konektivitas di kawasan Borobudur, serta yang ketiga adalah penguatan atau penambahan kapasitas dari Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang dalam rangka mendukung kawasan industri Kendal. Ya, itu yang Jawa Tengah.

Untuk di Jawa Timur, fokus yang pertama adalah penyelesaian kilang minyak di Tuban, yang masih menunggu penyelesaian lahan. Kemudian pengembangan kawasan wisata Bromo, Tengger Semeru, dimana master plan-nya sedang dipersiapkan oleh pemerintah pusat dan diharapkan infrastruktur pendukungnya pun segera dikerjakan. Dan yang ketiga adalah pengembangan kawasan metropolitan Surabaya dan sekitarnya, atau yang biasa dikenal sebagai Gerbang Kertasusila.

Menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas itu, Gubernur Jawa Timur mengharapkan di daerah-daerah yang termasuk Gerbang Kertasusila sudah tersedia konektivitas yang baik, khususnya yang terkait dengan angkutan umum. Sementara Menteri Perhubungan sudah menyampaikan kemungkinan pengembangan angkutan kereta, angkutan umum berbasis kereta, yang ada di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Mengenai alokasi anggaran, menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas, semuanya tergantung. Ia menunjuk contoh misalnya untuk perluasan pelabuhan di Tanjung Mas, Semarang, akan diusulkan kerja sama antara Pelindo dengan swasta.

“Jadi BUMN dengan swasta. Tidak ada urusan dengan APBN,” tegas Bambang.

Berita Lainnya