Tutwuri.id
News and Edutainment

Dindik Jatim: Tiap SMK Miliki Program Teaching Factory

Tutwuri.id – Selaras dengan program pemerintah pusat, Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jatim saat ini tengah mengembangkan teaching factory dengan berbagai perusahaan. Penerapan teaching factory  di SMK merupakan upaya penyediaan sumberdaya manusia (SDM) yang berkualitas menyambut masyarakat ekonomi ASEAN (MEA).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Surabaya-Sidoarjo Sukariyanto mengungkapkan di Surabaya dua SMK telah terpilih untuk menerapkan program sekolah rujukan dan teaching factory pada tahun 2019. Sekolah tersebut yakni SMKN 10 dan SMK PGRI 13.

Ia menjelaskan pada dasarnya setiap SMK telah memiliki program teaching factory. Hanya saja program nasional setiap tahunnya juga mendanai program sekolah rujukan dan program teaching factory pada sekolah-sekolah unggulan.

“SMK ini 70 persen praktek, sisanya teori. Dan sekolah-sekolah yang dipilih nasional biasanya konsisten dalam pengembangan kerjasama dan program sekolahnya,”ujar Sukariyanto, Rabu (10/07/2019).

Kepala SMK PGRI 13 Surabaya, Sri Wiludjeng menjelaskan program teaching factory yang didanai pemerintah harus tuntas dalam waktu empat bulan. Dalam hal ini, SMK PGRI 13 Surabaya menggandeng Lia Sidik Assocciates Branding & Design untuk menyetarakan kurikulum jurusan Desain Komunikasi Visual di sekolahnya.

“Kalau kerja sama dengan dunia industri sudah dilakukan secara rutin. Namun, saat ini kami tengah menjajaki yaitu untuk jurusan Desain Komunkasi Visual (DKV). Kami menyodorkan kurikulum dari Jakarta kemudian kami selaraskan mana yang perlu dan tidak antara industri dengan jurusan kami,”paparnya.

Teaching Factory menjadi konsep pembelajaran dalam keadaan yang sesungguhnya untuk menjembatani kesenjangan kompetensi antara pengetahuan yang diberikan sekolah dan kebutuhan industri. Teaching factorymerupakan pengembangan dari unit produksi yakni penerapan sistem industri mitra di unit produksi yang telah ada di SMK.

Hubungan kerjasama antara SMK dengan industri dalam pola pembelajaran Teaching Factory akan memiliki berdampak positif untuk membangun mekanisme kerjasama (partnership) secara sistematis dan terencana didasarkan pada posisi tawar win-win solution.

Berita Lainnya