Tutwuri.id
News and Edutainment

All Saints Catholic Primary School Anfield

Tutwuri.id – Hari ini, Selasa, 2 Juli 2019, Delegasi Pendidikan Kota Surabaya di Liverpool mengunjungi salah satu sekolah dasar yang ada di kawasan Anfield Kota Liverpool. Lokasi sekolah ini berada tidak jauh dari Stadion Olahraga Anfield yang terkenal sampai ke seluruh dunia.

Siswa ABK masuk dan mengikuti kelas Matematika (Early, Firman dan Rahul) dan Kelas Disabilitas (Satria, Melinda, Ibham dan Reva). Mereka bergabung dengan para siswa All Saints di kelas masing-masing untuk mengikuti kegiatan pembelajaran bersama guru mereka.

Sementara para siswa ABK kita belajar di dua kelas tersebut, kami para guru pendamping diajak berkeliling melihat semua fasilitas sekolah. Mereka memiliki Hall multi fungsi yg digunakan untuk pertemuan besar, olahraga, ruang makan dan pertunjukan musik.

Selain hall, kami juga diajak masuk ke kelas-kelas yang didesain secara modern. Meja kursi disusun secara berkelompok karena prinsip dasar pendidikan di Inggris menggunakan cooperative learning. Papan tulis yang digunakan adalah jenis interactive board yang berupa layar LCD dengan touch screen dan terkoneksi dengan laptop. Siswa dan guru bisa menulis dan menghapus dengan menggunakan jarinya saja. Layar laptop maupun PC juga bisa ditampilkan di interactive board tersebut.

Sekolah menyediakan alat tulis berupa pensil yang ditaruh di tepak berbentuk tabung di atas setiap meja kelompok. Selain itu di setiap kelas atas juga disediakan tablet yang bisa digunakan oleh siswa selama proses pembelajaran di dalam kelas.

Sekolah ini juga menggunakan konsep moving class. Hal ini membuat kelas menjadi sangat efektif. Semua peralatan dan media pembelajaran bisa di pusatkan di kelas masing-masing mata pelajaran (mapel). Selain itu desain dinding dan semua asesorisnya tentu disesuaikan dengan mapel kelasnya masing-masing.

Fasilitas olahraga selain menggunakan hall indoor multifungsi, sekolah juga memiliki lapangan olahraga outdoor berlantai aspal kasar yang rata dan rapi. Selain itu juga tersedia playground lengkap dengan aneka wahana permainannya untuk siswa usia play group dan TK.

Di lantai 2 terdapat sebuah kelas musik seperti sebuah studio dengan dinding ruang kedap suara.Di dalam ruang musik tersebut telah tersedia berbagai peralatan musik yamg tersimpan rapi dalam cover masing-masing dan tertata di rak-rak di sisi belakang dan samping kelas.

All Saints Catholic Primary School Anfield ini merupakan salah satu sekolah yang menjalin kerjasama dengan The Liverpool Phillharmonic. Karena itu para siswa dari sekolah ini bisa belajar musik di Liverpool Philharmonic secara gratis. Selain itu para siswa juga bisa tampil dalam berbagai konser musik di gedung pertunjukan musik yang sangat terkenal tersebut.

Di sekolah ini juga terdapat fasilitas UKS yang pengelolaannya terpisah dari unit sekolah. Di bawah pimpinan seorang manager dan beberapa staf, medis mereka memberikan pelayanan medis, konsultasi psikologi dan juga layanan parenting. Semua layanan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi siswa di sekolah ini saja. Akan tetapi juga bagi semua anak yang ada di kawasan Anfield. Semua fasilitas UKS tersebut juga terkoneksi dengan layanan klinik umum yang ada di wilayah Anfield. Baik UKS maupun klinik umum, semuanya di bawah pembiayaan dan pengawasan dari pemerintah Kota Liverpool.

Di Kelas musik, kami diajak untuk melihat pembelajaran anak-anak usia 3-4 tahun. Di kelas tersebut sedang berlangsung pembelajaran musik. Guru memberikan alat musik yaitu marakas, egg marakas dan tamborin. Lalu seluruh siswa diajak untuk memainkan alat musik tersebut sesuai dengan lagu yang dinyanyikan.

Selanjutnya siswa diberikan 2 buah stik lalu bernyanyi dengan memukul 2 stik tersebut sesuai ketukannya. Yang terakhir dibagikan selendang, siswa diajak bernyanyi sambil menggoyangkan selendang tersebut.

Dalam pembelajaran ini, siswa dilatih untuk mengenal lagu, ketepatan nada (pitch control) serta ketepatan ketukan (solfegio). Menurut Mr Bons, Sang principal, di sekolah ini semua siswa tidak dioungut biaya sama sekali. Hal ini dikarenakan semua biaya operasional di cover oleh Pemerintah Kota Liverpool. (*)

*Tim Delegasi Pendidikan Kota Surabaya di Liverpool United Kingdom, Staff Kurikulum SMP Negeri 40 Surabaya