Tutwuri.id
News and Edutainment

Jokowi : Proses Hukum Harus Kita Hargai

Tutwuri.id – Disela-sela kunjungan kenegaraan membagikan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat di Kabupaten Bangli dan meninjau kawasan wisata Waduk Muara Nusa Dua, Kota Denpasar, Bali. Presiden Jokowi menyampaikan agar masyarakat menghargai akan proses persidangan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang tengah berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Ya, tetap proses hukum harus kita hargai dan harus kita hormati”, ujar Presiden Jokowi saat meninjau pasar tradisional Sukawati, Jumat (14/06/2019).

Terkait program pasar tradisional, Kepala Negara mengatakan selama lima tahun ini telah dibangun lebih dari 5.000 pasar yang memiliki kapasitas besar, sedangkan untuk pasar desa telah dibangun 8.900an pasar.

Presiden berharap agar pasar tradisonal kedepannya nanti sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli, mulai dari produk dari petani, nelayan, bahkan sampai pengrajin.

“Pasar-pasar Indonesia harus tetap hidup dan semakin maju”, ungkap Jokowi.

Sementara itu, pihak MK yang diwakili Hakim Konstitusi I Dewa Gede Palguna menegaskan, Majelis Hakim akan bersikap independen dan imparsial terhadap putusan yang dihasilkan dalam setiap perkara yang dimohonkan.

“Independensi dan integritas hakim menjadi hal yang utama. Sebab, jika hakim kehilangan independensinya, wibawa MK akan hilang,” kata Palguna saat melakukan pengecekan setiap detail fasilitas persidangan di Ruang Sidang Pleno MK, Jakarta, Kamis (13/6).

Palguna bahkan mengajak masyarakat untuk mengecek hal tersebut dengan mengikuti persidangan dan putusan, membaca pertimbangan hukum serta mengaitkan amar putusannya.

Ia menyebutkan, masyarakat dapat mengikuti proses persidangan di MK, di antaranya live streaming pada laman MK di media sosial di kanal  youtube, video conference yang disiapkan tersebar pada 42 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, serta stasiun TV yang sudah terdaftar.

 

Berita Lainnya